Wix, Squarespace, WordPress sendiri, atau bayar developer? Keempatnya bisa menghasilkan website. Tapi ada situasi di mana masing-masing lebih masuk akal.
Bikin sendiri masuk akal kalau:
- Kamu punya waktu 2-4 minggu untuk belajar dan eksperimen
- Website-nya sederhana (personal blog, portfolio foto, CV online)
- Kamu enjoy ngulik teknologi
- Tidak ada deadline bisnis yang mendesak
Pakai jasa lebih masuk akal kalau:
- Kamu butuh website untuk bisnis yang sudah jalan (waktu = uang)
- Website-nya butuh fitur khusus (booking system, membership, e-commerce custom)
- Kamu mau tampilan profesional yang tidak terlihat "template"
- SEO penting untuk bisnis kamu (ini sulit dilakukan sendiri tanpa pengalaman)
- Kamu tidak mau pusing maintenance teknis
Perbandingan biaya riil
- DIY (Wix/Squarespace): Rp200-500rb/bulan (subscription) + waktu kamu 20-40 jam. Hasilnya: decent tapi terlihat template.
- DIY (WordPress self-hosted): Rp100-300rb/bulan hosting + waktu belajar 40-80 jam. Hasilnya: bisa bagus kalau kamu tekun.
- Pakai jasa (developer): Rp500rb-12 juta (sekali bayar) + Rp100-300rb/bulan hosting. Hasilnya: custom, profesional, langsung jalan.
Kesimpulan
Kalau website ini untuk bisnis yang menghasilkan uang, hitung berapa waktu kamu yang terbuang kalau DIY vs bayar developer. Kalau penghasilan kamu Rp10 juta/bulan dan butuh 40 jam untuk bikin website sendiri, itu setara Rp2,5 juta waktu yang hilang - lebih mahal dari bayar developer.
Konsultasi gratis untuk tahu opsi mana yang paling masuk akal buat kamu.